Aturan Penggunaan Gadget bagi Balita


Aturan Penggunaan Gadget bagi Balita - China Times, Minggu (9/6/2019) memberitakan seorang anak perempuan bernama Xiao Man didiagnosis menderita rabun jauh di usianya yang masih 2 tahun. Kejadiannya ini disebabkan karena orangtua Xiao Man membebaskan anaknya main gawai sejak usia 1 tahun. Xiao  diberikan smartphone agar tidak rewel. Akibatnya, lama kelamaan Xiao terlihat sering menyipitkan mata dengan dahi berkerut layaknya seseorang yang tidak melihat dengan jelas dalam jarak tertentu. Awalnya, keluarga Xiao hanya menganggap itu sebagai kebiasaan buruk. Karena  karena kebiasaan buruk tersebut terus berulang  Xiao diperiksakan ke dokter mata. 

Akibat sering berinteraksi  dan kecanduan dengan smarphone inilah maka mata Xiao didiagnosis menderita rabun jauh. Untuk menghindari kecanduan Smartphone, orangtua   sebaiknya mengikuti beberapa anjuran yang dituliskan oleh Sri Lestari Yuniarti dalam laman  sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id ? Berikut beberapa anjuran dan yang sebaiknya dihindari dalam penggunaan gawai bagi balita  :


Usia 0-2 Tahun

Menurut American Academy of Pediatrics(AAP), balita sebaiknya tidak terpapar oleh gawai. Perbanyak bermain bersama keluarga dan lingkungan untuk memperkuat kelekatan dan menstimulasi perkembangannya. 

Usia 2-3 Tahun 

Anjuran: Gawai hanya digunakan dalam bentuk audio atau suaranya saja (seperti lagu-lagu atau ayat-ayat suci, untuk menambah kosa kata dan kemampuan gerakan anak dalam mengikuti irama lagu) Mendampingi dan berinteraksi dengan ananda ketika menggunakan media 

Hindari: Gawai untuk menggantikan peran orangtua (misalnya ketika anak rewel, atau orangtua sedang bekerja, anak diberi gawai supaya diam atau tenang) Tayangan atau program yang mengandung unsur ketakutan, kekerasan, seksualitas dan bahasa yang tidak senonoh dan agresif 

Usia 4-5 tahun 

Anjuran: Membuat kesepakatan bersama kapan dan di mana anak boleh menggunakan gawai Memanfaatkan aplikasi atau program yang mendidik, misalnya: pengenalan angka dan huruf, pengetahuan mengenai lingkungan sekitar anak atau contoh-contoh perilaku baik, membimbing anak mengenal mana yang fakta dan fantasi 

Sumber Gambar : teknorus.com

Hindari: Tayangan yang berisi kekerasan dan seksualitas Pada anak usia 4-5 tahun, orangtua bisa melakukan beberapa hal, yakni: Membuat kesepakatan bersama Kedisiplinan menjalankan kesepakatan bersama Orangtua mencontohkan kebiasaan baik (kapan, di mana dan lamanya penggunaan gawai), Orangtua mendampingi anak ketika menggunakan gawai Peringatkan anak saat penggunaan gawai hampir selesai (5-10 menit sebelumnya) 

Yang perlu diingat para orangtua adalah,  durasi menggunakan gawai untuk anak usia 2-5 tahun adalah satu jam per hari menurut World Health Organization(WHO)

Itulah beberapa anjuran bagi orangtua agar dapat  merencanakan permainan dan kegiatan yang dapat dilakukan bersama dengan anak balita terutama dalam hal penggunaan gadget. Selain untuk mencegah anak kecandungan bermain gawai, lebih penting adalah agar perkembangan anak dapat lebih optimal.